Canggung
Kemarin sore, langit kembali mengantarkan kita pada pertemuan yang sederhana. Aneh rasanya, diriku benar-benar diliputi rasa canggung entah harus memandangnya atau mengalihkan mata. Entah harus menyapa atau memilih diam. sejak pengakuan memalukan itu, rasa percaya diriku perlahan menghilang tak mampu bertatap dengannya. Sejujurnya aku ingin terlihat biasa saja. Ingin tersenyum sewajarnya. Ingin menatapnya tanpa terburu-buru mengalihkan pandangan. Namun, setiap kali langkahnya semakin dekat, keberanianku justru memilih mundur. benar-benar canggung, ah sayang sekali! padahal sebenernya aku rindu sih hahaaa Dia masih tetap seperti biasanya. Tidak banyak bicara. Tidak banyak memberi isyarat. Diamnya tidak pernah terdengar kasar, tetapi juga tidak cukup hangat untuk kutafsirkan sebagai harapan. Barangkali memang tidak ada jawaban yang perlu kucari.