Postingan

Canggung

Kemarin sore, langit kembali mengantarkan kita pada pertemuan yang sederhana. Aneh rasanya, diriku benar-benar diliputi rasa canggung entah harus memandangnya atau mengalihkan mata. Entah harus menyapa atau memilih diam. sejak pengakuan memalukan itu, rasa percaya diriku perlahan menghilang tak mampu bertatap dengannya.  Sejujurnya aku ingin terlihat biasa saja. Ingin tersenyum sewajarnya. Ingin menatapnya tanpa terburu-buru mengalihkan pandangan. Namun, setiap kali langkahnya semakin dekat, keberanianku justru memilih mundur. benar-benar canggung, ah sayang sekali! padahal sebenernya aku rindu sih hahaaa Dia masih tetap seperti biasanya. Tidak banyak bicara. Tidak banyak memberi isyarat. Diamnya tidak pernah terdengar kasar, tetapi juga tidak cukup hangat untuk kutafsirkan sebagai harapan. Barangkali memang tidak ada jawaban yang perlu kucari.

Genggam yang Menembus Angin

Genggam yang Menembus Angin Di awal, kau datang sebagai pagi yang paling tenang Membawa sejuk, meredam segala riuh yang gersang Kau memenuhi sudut mataku, menjelma menjadi ruang Tempat jiwaku yang lelah sempat merasa pulang. Kau sedekat embun di ujung jemari Mengaburkan jarak, memeluk sepi yang menyendiri Hadirmu adalah damai yang tak sempat kutawar Membuat rasa kagum ini tumbuh kian menjalar. Namun kini aku tersadar dalam sunyi yang paling berat Bahwa mencintaimu adalah seni meraba bayang-bayang sesaat Kau ibarat kabut yang mengepung seluruh pandangan Tampak begitu nyata, namun runtuh dalam genggaman. Setiap kali lenganku terbuka untuk mendekapmu Jemariku hanya menembus udara hampa yang semu Kau begitu dekat untuk bisa kurasakan Tapi terlalu jauh untuk bisa kupertahankan. Kini sejukmu telah berlalu, berganti dingin yang mengiris Meninggalkan basah di pipi dalam genangan gerimis Kau adalah keindahan yang singgah lalu menyisakan perih Sebab aku harus merelakan apa yang tak pernah bisa k...

Terjebak dalam Kabut

Ia ibarat kabut dalam hidupku. bersifat samar, tak dapat ku genggam namun nyata dan memenuhi ruang dalam relung hatiku.  kau tau kan? Kabut membawa suasana sejuk, hening, dan memperlambat langkah siapapun yang terburu-buru. begitupun ia, kehadirannya membawakan ketenangan ditengah langkahku yang terburu-buru. ia menghentikan langkah gontaiku.  sekali lagi, ia seperti kabut sosok yang mustahil untuk dapat ku dekap. berulangkali ku tegaskan, ia seperti kabut yang tampak nyata didepan mata, memenuhi seluruh pandanganku dan menyejukkan jiwaku yang telah lelah. Namun, saat tanganku terjulur untuk menggenggamnya, jemariku hanya menembus udara kosong. Ia ada, tetapi tidak pernah benar-benar menjadi milik-ku.  aku semakin menyadari, jika terlalu lama terjebak dalam "kabut", aku bisa saja kehilangan arah. tulisan ini semakin tak beraturan, semoga saja ia paham maksutku. tapi aku kembali tersadar bahwa ia takkan pernah membaca tulisan ini. 

Aku adalah Kabut

ya lagi lagi aku harus tau diri, harus sadar diri. tidak cantik, tidak pula (baik) dan pun tak menarik. mengagumi seseorang yang tak sedikitpun menoleh ke arahku, itu memang menyedihkan tapi mau gimana lagi rasa ini tumbuh begitu saja tanpa aku yang meminta.  Mostly tiap hari selalu update tentang-nya, bagaimana dia hari ini. jari ini ga lepas scroll media sosial miliknya, ingin tau apa yang terbaru dari dirinya. bolak-balik cek instagramnya, facebooknya, story whatsappnya, cek telegramnya, hingga tiap jam selalu cek blogspot dia.  Aku selalu kagum dengan semua yang ia tulis dalam blogspotnya. bahkan aku slalu menanti-nanti "hari ini dia menulis apa lagi ya" akupun selalu excited membacanya. namun hari ini , sebuah tulisannya sedikit menyadarkan aku, menohok hati.  ternyata dia seorang lelaki yang belum selesai oleh satu nama, bisa dibilang mungkin dia gagal move on hmmm.. bagaimana bisa, aku sangat menyukai  seorang yang bahkan ia pun masih mengingat satu nama dalam...

Tentang Sore Hari

Seperti jingga yang memeluk cakrawala dengan lembut, aku menyukai "Sore Hari" . L alu tiba-tiba Allah mempertemukanku dengannya di "waktu" yang paling aku sukai "sore hari". Akan tetapi, jika ada seorang perempuan yang pernah gagal. bolehkah ia kemballi menyukai orang lain? mungkinkah orang yang dianggapnya masih suci tersebut enggan untuk menerima sosok diri yang telah "kurang" ini ? :( ingin sekali ku ceritakan sedikit tentangnya, dia adalah kawan lama-ku (teman SMA - satu jurusan). Tetapi kami tidak pernah satu kelas, bahkan seiingatku tidak pernah ada interaksi diantara kita semasa sekolah dulu. Tiba-tiba saja kita bertemu kembali tanpa sengaja di tempat yang tanpa terduga (Gelanggang Olahraga) pada bulan April 2026 lalu saat sore hari.  Entahlah, sepertinya aku menyukainya karna ada ketenangan yang Allah letakkan pada dirinya, akan tetapi akupun tidak mengetahui dengan jelas mengapa aku bisa menyukainya. Aku berharap jika dia memang yang All...

DUNIA SEORANG PENYIAR RADIO

Gambar
Nah guys , menurut kamu apa sih yang bikin Happy ? banyak dong!! hehe salah satunya , ketika kita dibayar untuk melakukan hal yang sangat kita suka. Tentunya kita sangat bahagia sekali bahkan bangga ketika kita menerima pekerjaan sesuai dengan passion kita.  Well, salah satu pekerjaan yang aku sukai adalah menjadi penyiar radio. ya, menurut saya menjadi penyiar radio itu unik dan seru. itulah kenapa sejak di bangku SMA , saya sudah mulai bekerja sebagai penyiar di salah satu station radio swasta di Banyuwangi. Yang awalnya hanya sekedar jadi penggemar radio, request lagu via radio, dan juga suka kirim salam melalui radio, akhirnya aku berkeinginan juga jadi seorang penyiar radio 😊   "Lewat radio aku sampaikan... kerinduan yang lama terpendam..." Penggalan lirik dari band fenomenal Sheila On 7 ini memang cocok banget buat merepresentasikan keadaan radio dan anak muda era 90an. Bagi saya, penyiar radio memang suatu pekerjaan yang mulia, karena kita dengan suk...

Mystic Of Barong Emas Waroeng Kemarang

Gambar
Barong adalah figur dalam mitologi Masyarakat. Penampilan barong digambarkan dalam berbagai bentuk samaran seperti binatang, dan yang paling terkenal dan dipuja dari semuanya adalah figur makhluk berkaki empat dengan kepala singa. Barong Banyuwangi merupakan metamorfosa dari barong-barong lain seperti barong Ponorogo dan Barong Bali, hanya saja memiliki ke-khas-an yaitu sayap dan mahkota yang juga menonjol. Setiap Barong memiliki kisah legenda pada masyarakat setempat. "Barong Emas" adalah rawatane (peliharaan) Waroeng Kemarang. Tokoh figur yang menjadi panutan adalah "Buyut Pujan", seorang petani perantau dari Desa Kemiren, yang konon adalah merupakan pembabat hutan Puthuk Lemarang yang angker, sampai menjadi sawah dan menghasilkan padi untuk kemakmuran masyarakat Dukuh Lemarang Desa Tamansuruh tersebut.Buyut Pujan terkenal baik budi, suka kesenian, kaya-raya dan juga suka menyimpan hartanya secara rahasia dalam bentuk emas. Barong Emas ditampilkan untuk ...